Perhitungan berjalan di peramban Anda; tidak ada data yang dikirim atau disimpan. Hasilnya hanya untuk informasi dan tidak menggantikan penilaian dokter Anda. Rumus Schwartz sederhana divalidasi pada anak dan remaja (1–18 tahun); kalkulator ini tidak menanyakan usia, jadi pastikan rumus tersebut memang sesuai. Untuk orang dewasa, gunakan kalkulator eGFR.
Apa itu rumus Schwartz dan kapan digunakan?
Rumus Schwartz sederhana (2009), yaitu versi ringkas yang dapat dihitung cepat di samping tempat tidur pasien, memperkirakan laju filtrasi glomerulus pada anak dan remaja berusia 1 sampai 18 tahun. Rumus ini dihitung dengan mengalikan 0,413 dengan tinggi badan dalam sentimeter, lalu membagi hasilnya dengan kreatinin serum dalam mg/dL [1]. Rumus ini memakai tinggi badan, bukan usia dan jenis kelamin, karena pada anak massa otot (sumber kreatinin) bertambah seiring dengan tinggi badan.
Mengapa rumus untuk orang dewasa tidak dipakai pada anak?
Rumus untuk orang dewasa seperti CKD-EPI dikembangkan dan divalidasi pada orang berusia di atas 18 tahun. Anak memiliki massa otot yang jauh lebih kecil dan terus berubah, sehingga nilai kreatinin yang sama menunjukkan laju filtrasi glomerulus yang lebih rendah pada anak berusia 6 tahun dibandingkan pada orang dewasa. Menerapkan rumus untuk orang dewasa pada anak akan memberikan hasil yang keliru secara sistematis. Mulai usia 18 tahun beralih ke kalkulator eGFR untuk dewasa, yang memakai CKD-EPI 2021.
Bagaimana hasilnya ditafsirkan pada anak?
Sebagai acuan, setelah usia 2 tahun nilai sekitar 90 mL/min/1,73 m² atau lebih dianggap normal, sedangkan nilai yang menetap lebih rendah dapat menandakan penurunan fungsi ginjal. Pada anak di bawah 2 tahun, nilai normalnya memang lebih rendah karena ginjal masih dalam masa pematangan. Penafsiran berada pada dokter spesialis anak, dokter spesialis anak konsultan endokrinologi atau dokter spesialis ginjal anak, dalam konteks penilaian menyeluruh.
Apa keterbatasan perkiraan ini pada anak?
Hasilnya bergantung pada metode laboratorium yang dipakai untuk kreatinin. Rumus ini mengandaikan metode IDMS yang terstandardisasi (spektrometri massa pengenceran isotop, yaitu metode rujukan internasional yang menjadi acuan kalibrasi pemeriksaan kreatinin), yang dipakai oleh sebagian besar laboratorium modern. Pada anak dengan massa otot yang tidak biasa (misalnya penyakit neuromuskular atau gizi buruk), perkiraannya dapat tidak akurat. Rumus ini tidak berlaku untuk bayi di bawah 1 tahun. Nilai yang tidak normal selalu dipastikan dengan pemeriksaan ulang dan penilaian medis.
Istilah glosarium yang dipakai di sini
Rujukan
- New equations to estimate GFR in children with CKD. J Am Soc Nephrol. 2009;20(3):629-637. PubMed